Aku sepenuhnya menyadari, bahwa memilikimu mungkin adalah anugerah terbesar dalam hidupku. Mungkin hanya kamu lah satu-satunya orang di dunia ini yang bisa mencintaiku dengan tulus tanpa syarat.
Aku juga sepenuhnya menyadari, bahwa menyia-nyiakanmu mungkin hanyalah akan menimbulkan sesal yang mendalam bagiku. Aku tahu itu, dan aku tidak memungkiri itu. Karena aku pun menyayangimu.
Tapi maafkanlah aku, yang merupakan laki-laki biasa, yang tak kuasa menahan godaan dunia. Tidak aku sangka, menjadi setia adalah hal yang luar biasa sulit untukku. Satu kata sederhana, yang ternyata tidak semudah mengucapkannya.
Aku memang mencintaimu. Tapi di satu sisi, di saat kamu tidak ada di sampingku, aku merasa ingin dekat padanya. Aku tidak tahu apakah aku mencintainya seperti aku mencintaimu, ataukah ini hanya perasaan sesaat yang akan hilang begitu saja seiring berlalunya waktu.
Aku benar-benar hampir tak kuasa menahan godaan ini. Bagaimana bisa aku melupakan dia, jika di saat ini hanya dia yang selalu mengisi tiap sudut kepalaku. Karena untuk saat ini, hanya dia yang memberikanku semangat untuk selalu tersenyum setiap pagi, dan membuat setiap hariku terasa berarti.
YaTuhan, tolonglah aku. Tak mungkin satu hatiku terisi oleh dua orang yang kusayangi.
Kamis, 07 Maret 2013
Persimpangan Hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar